Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed

Dapat uang melalui internet

Menengok sosok Pengrajin Wayang golek / Wayang gepok di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

| Profil | 15/01/2014

Foto Teguh Pengrajin wayang di Batang
Senggol-Online.com – Kesenian Wayang memang sudah kurang populer bagi kalangan remaja/generasi muda saat ini. Mereka sudah teracuni oleh budaya-budaya Barat yang dianggap modern, ketimbang wayang.

Namun ternyata tidak semua generasi muda sudah meninggalkan seni budaya tradisional Wayang yang merupakan warisan turun temurun ini, yang konon dulu oleh salah seorang dari Sunan / Wali Songo wayang di jadikan sebagai alat da’wah untuk penyebaran agama Islam di tanah Jawa.

Generasi muda itu diantaranya adalah Teguh Abadi. Sosok seniman muda ini mungkin masih asing di telinga kita,karena mungkin belum pernah ikut pameran dalam event-event tertentu ataupun di liput oleh media masa baik media cetak ataupun elektronik.

Foto Teguh Pengrajin wayang di BatangSalah satu Tim Senggol Online berkesempatan bertemu dengan Seorang Pengrajin Wayang yang ada di Kabupaten Batang – Jawa tengah. Untuk kali ini Senggol-Online.com mencoba merangkum secara singkat tentang Pengrajin Wayang di Wilayah Kabupaten Batang  ketengah-tengah masyarakat lewat media internet dengan harapan masyarakat lebih memahami dan peduli dengan para seniman dan karya-karyanya yang dapat di nikmati oleh masyarakat umum.

Ciri khas Wayang Golek Jawa Tengah

Wayang golek khas Batang ini ( juga disebut “wayang gepok” ) tidak seperti wayang golek Jawa Barat,yang bentuknya menyerupai wayang kulit,tapi lebih terkesan memiliki keunikan tersendiri dan kisahnyapun menceritakan tentang Babat Tanah Jawa, kisah berdirinya sebuah kerajaan dll. Namun demikian yang kami sajikan saat ini bukan tentang kisah cerita ataupun yang berkaitan dengan itu, kali ini kami mengulas tentang suka-dukanya sebagai seniman pengrajin wayang golek  khas Kab.Batang.

Sosok seniman pengrajin Wayang Golek Khas Jawa tengah yang tak kenal putus asa

Teguh Abadi bin Sutikno  ( 33 Tahun ) terlahir di Batang, 18  Desember 1981, menikah  pada tahun 2006 dengan  Nuripah  bin Rus’ad kelahiran Batang tahun 1985,  seorang wanita  yang saat itu sudah menjadi yatim piatu. Kini mereka sudah memiliki keturunan  2 orang anak

Teguh Abadi , Sejak usia SD kelas III ,  dia sudah gemar nonton Wayang.Karena Ayahnya juga seorang seniman pengrajin wayang, sehingga saat ada waktu luang sepulang sekolah ia gunakan untuk membantu ayahnya membuat wayang. Sesekali iapun mencoba membuat sendiri sampai ia menginjak dewasa.

Menurut Teguh , ketika pertama kali membuat Wayang Gepok , Wayang hasil buatanya tergolong masih jelek,namun ia tidak berputus asa senantiasa minta bimbingan ayahnya, supaya hasil buatanya bagus seperti buatan ayahnya. Saat masih duduk di bangku sekolah SLTA ia  sering dimintai tolong oleh teman-teman sekolahnya untuk di buatkan wayang, tapi namanya juga teman, mereka ada yang membeli namun ada juga yang hanya membalas dengan ucapan terima kasih setelah dibuatkan wayang, Namun Teguh tetap Ikhlas membuatkan wayang bagi teman – temannya sebab ia merasa bahwa itu juga termasuk Latihan membuat wayang bagi dirinya.

Sempat Berhenti , bertemu dengan Pengrajin Profesional

Saat di sambangi Senggol Online di Kediaman dan Tempatnya membuat wayang di Desa Kijingan Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Teguh berkisah bahwa setelah ia berkeluarga memang ada 1, 2 orang  yang memesan wayang , tapi  hanya untuk hiasan rumah saja. Karena masih rendahnya minat masyarakat memesan wayang akhirnya Hasil Pembuatan Wayang Tidak cukup Untuk memenuhi kebutuhan Teguh dan Istrinya. Akhirnya demi Dapur tetap ngebul Teguh rela bekerja serabutan apa adanya, dari buruh  mencangkul, nanam tebu..

Walhasil apapun kerjaan yang ada ia kerjakan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Namun demikian ia tidak meninggalkan bakat seninya, ia tetap belajar terus menerus. Namun akhirnya ada sebuah peristiwa yang menjadi Titik balik perjalanan Hidup Teguh. Alkisah, Suatu saat  ia bertemu dengan beberapa orang seniman pengrajin wayang golek khas Jawa tengah yang professional,ia tidak segan-segan minta arahan dan bimbinganya untuk menambah keilmuan dan wawasan dengan seni yang di gelutinya.

Seniman-seniman pengrajin wayang golek yang ditemui  itu adalah 2 saudara kakak beradik  asal desa Wonosegoro,yang sekaligus juga sebagai dalang wayang golek khas Jawa Tengah yang sudah terkenal  terutama untuk wilayah Batang-Pekalongan-Pemalang hingga Tegal, yaitu : Ki Wahyudin yang sering dikenal dalang Din, H.Nurrochim atau sering di kenal dalang Rochim, yang memang  memiliki  silsilah keturunan  kakeknya juga seorang dalang. Melihat Keseriusan teguh untuk menimba ilmu Perwayangan akhirnya mereka ikut berperan mau mengarahkan Teguh Abadi cara membuat Wayang yang profesional. Sebelumnya Teguh juga pernah ngangsu ilmu ke mbah Sarno,pengrajin wayang golek asal Pemalang.

Di samping ia lihai dalam membuat wayang golek khas jawa Tengah,iapun bisa membuat wayang golek Sunda bahkan wayang kulit sekalipun ia juga bisa .

Butuh Kuas Khusus , Terpaksa Sering Cabut Bulu Kucing

Ada satu hal unik yang sebenarnya berhubungan dengan  Kendala yang di hadapi Teguh. Kendala yang cukup penting adalah masalah peralatan, Peralatan yang dimiliki masih sangat manual dan sederhana, sehingga mengurangi kecepatan proses pembuatanya, baik saat membuat sampai pengecatan.

Gambar di bawah Ini adalah alat-alat manual yang di gunakan Teguh, untuk membuat wayang  golek :

peralatan pembuatan wayang di Batang Jawa tengah2 peralatan pembuatan wayang di Batang Jawa tengah

Diantara peralatan yang ia pakai membuat wayang,  Yang paling unik adalah cara membuat kuas cat untuk membuat alis atau ngecat garis-garis  yang kecil. Untuk membuat Kuas Cat Wayang tersebut ternyata ia tidak memakai sembarang bulu,  ia menggunakan Bulu kucing. Ia mendapat Bulu Kucing dari kucing yang banyak berkeliaran sekitar rumahnya . Tapi jangan dikira teguh Meremehkan si kucing , Setelah memotong bulu kucing,ternyata  tidak minta gratis begitu saja mentang-mentang sama kucing, sebagai  hadiah atau rasa terima kasih atas pemberian bulunya. Bahkan seringkali ia rela harus membelikan ikan panggang buat si kucing.

Sebetulnya mungkin ada alat yang modern, namun ia belum menemukan kuas yang pas dan perfect untuk menghasilkan karya khas seperti wayang entah kenapa hasil lukisan Kuas Tradisional buatan sendiri dari bulu kucing dan Kuas dari Toko sangat berbeda, hasil dari kuas bulu kucing  terasa memiliki Nilai sentuhan seni yang Lebih Indah.  Hal ini terbukti sebab, bahkan para senior-seniorpun masih menggunakan. Dan menurut perkiraanya mungkin ada bentuknya pen,tapi  harganya kisaran Rp.200 ribuan.

Untuk melubangi  leher atau badan wayang pun juga masih sangat manual, yaitu  menggunakan besi yang lancip kemudian di bakar di tempat tungku lalu di tusukan  sambil dipukul / dipantek pakai palu kayu.

Untuk melengkapi liputan kami Inilah diantara  contoh karya-karya Teguh sang Pengrajin Wayang dari Desa Kijingan , Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang:

Foto pembuatan wayang di Batang Foto pembuatan wayang di Batang 2 Foto pembuatan wayang di Batang 3 Foto pembuatan wayang di Batang 6 Foto pembuatan wayang di Batang 5 Foto pembuatan wayang di Batang 4

Terahir bagi anda yang  ingin tahu lebih dekat cara membuat wayang golek khas Batang  Jawa Tengah ini bisa langsung datang ke alamat di bawah ini.

Alamat Teguh Abadi  :

Dukuh kijingan Rt 14/04 ,

Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal

Kabupaten Batang Jawa Tengah  51253

Phone :  0858 7024 6842 / 0857 4248 4742

(0/5)0

No Tags

  

Sponsored Links

One Response to “Menengok sosok Pengrajin Wayang golek / Wayang gepok di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.”

Trackbacks/Pingbacks

  1. Batang Info | Info Seni Dan Budaya Batang ” Wayang Golek Khas Batang Kesenian Tradisional Yang Melegenda “

Daftar dan Pasang Iklan Sekarang Juga



Pasang Iklan anda



atau Daftar / Login Secara Mudah dengan Salah satu akun di bawah ini :

Tutorial Cara Memasang Iklan Jual Beli di Senggol-Online
Takut Pakaian Rusak kalo diLaundry ? Pusat Cuci Profesional Bibiku Pekalongan