Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed

Dapat uang melalui internet

Lindungi Harta anda bersama Gerai Dinar Pekalongan

| Uncategorized | 07/01/2014

gerai dinar pekalongan
Senggol-online.com – Sesuai namanya secara harfiah “Gerai” yang berarti kedai, warung atau toko kecil yang menyediakan “Dinar” atau koin emas 22 karat seberat 4.25 gram per kepingnya.

kop 1a

gerai dinar pekalongan

Gerai Dinar merupakan koperasi jasa keuangan syariah produknya adalah dinar, koin emas. Keunggulan dinar tidak terpengaruh oleh inflasi seperti mata uang kertas. Dan harganyapun sesuai dengan nilai barangnya yaitu emas. Sedang mata uang kertas, berapa sih nilai nominal kertas ? sebagai contoh satu lembar uang kertas seratus ribu rupiah tentu tidak benar – benar berharga seratus ribu rupiah, berbeda dengan Dinar dimana satu keping dinar ( atau satu keping dirham perak ) benar – benar memiliki Nilai bahan baku setara dengan nilai yang tertera .
Dinar merupakan proteksi asset, jadi Dinar tidak cocok bagi orang yag gemar berspekulasi untunk meraup untung Investasi yang besar dalam waktu singkat, tapi melindungi, paling tidak menstabilkan aset.

Dalam pelayananya melalui 2 pelayanan yaitu jual langsung fisik dan simpanan atau system menabung. Jual langsung fisik artinya barangnya bisa langsung di bawa si pembeli, sedang system menabung yaitu dengan cara menabung setoran awal minimal 0,2 atau ¼ dinar dari harga satu dinar. Misal 1 dinar sepadan dengan Rp. 2.000.000,00 maka setiap menabung Rp.500.000,00. Kemudian tabungan selanjutnya minimal 0,1 dari harga 1dinar, setelah cukup nominalnya sesuai harga 1 dinar baru bisa diambil fisik. Dan tidak ada biaya penyimpanan ataupun bunga. Mengenai harga, ada harga jual dan harga beli mengikuti harga emas dunia.

Keuntungan Menyimpan Uang dalam Bentuk Emas

Dibanding Uang kertas, harga emas sejak dahulu hingga kini relatif stabil, artinya tidak mudah terpengaruh Inflasi.  Sebagai contoh : misal diumpakan bahwa 2 gram emas pada tahun 1978 dapat membeli 1 ekor kambing, maka pada Tahun 2014 ini pun dapat diperkirakan seperti itu. Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi anda yg ingin melindungi nilai kekayaan dari Inflasi.
Gerai Dinar Pekalongan juga melayani simpanan untuk biaya pendidikan,keberangkatan haji,dan mahar.
Dalam Perkembanganya, saat ini sangat pesat,meskipun awalnya sulit,karena belum dikenal masyarakat Demikian tutur seorang staff Gerai Dinar Pekalongan Saat dikonfirmasi “ Senggol-online.com ‘’di stan Pameran buku Pekalongan,hari Jum’at 3/1/2014

Upaya Gerai Dinar di antaranya ingin mengembalikan perekonomian yang sesuai syariah. Karena saat ini system ribawi benar- benar di lini kehidupan kita sekeci apapun,yang harusnya dihapuskan dari kehidupan sehari-hari.
Gerai Dinar Mengenalkan Dinar dan Dirham Islam
Dinar Iraq dan lain sebagainya adalah sama dengan Dinar Islam. Maka perlu diketahui, bahwa Dinar Iraq dan sejenisnya adalah tidak sama dan bukan Dinar Islam. Dinar Iraq adalah uang kertas biasa, sedangkan Dinar Islam adalah uang emas 22 karat 4.25 gram. yang dibuat dalam bentuk koin dan dijadikan sebagai alat tukar (uang) sejak zaman Romawi, Persia, hinga dilanjutkan di masa Rasulullah SAW. Berikut adalah gambar bentuk mata uang dinar :

Gambar Mata Uang Dinar

Sejarah Dinar sebagai Mata Uang

Uang dalam berbagai bentuknya sebagai alat tukar perdagangan telah dikenal ribuan tahun yang lalu seperti dalam sejarah Mesir kuno sekitar 4000 SM – 2000 SM. Dalam bentuknya yang lebih standar uang emas dan perak diperkenalkan oleh Julius Caesar dari Romawi sekitar tahun 46 SM. Julius Caesar ini pula yang memperkenalkan standar konversi dari uang emas ke uang perak dan sebaliknya dengan perbandingan 12 : 1 untuk perak Dterhadap emas. Standar Julius Caesar ini berlaku di belahan dunia Eropa selama sekitar 1250 tahun yaitu sampai tahun 1204.

Di belahan dunia lainnya di Dunia Islam, uang emas dan perak yang dikenal dengan Dinar dan Dirham juga digunakan sejak awal Islam baik untuk kegiatan muamalah maupun ibadah seperti zakat dan diyat sampai berakhirnya Kekhalifahan Usmaniah Turki tahun 1924.

Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW, ”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud).

Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham.

Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma.

Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .

Sampai pertengahan abad ke 13 baik di negeri Islam maupun di negeri non Islam sejarah menunjukan bahwa mata uang emas yang relatif standar tersebut secara luas digunakan. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal perkembangannya-pun kaum muslimin banyak melakukan perjalanan perdagangan ke negeri yang jauh. Keaneka ragaman mata uang di Eropa kemudian dimulai ketika Republik Florence di Italy pada tahun 1252 mencetak uangnya sendiri yang disebut emas Florin, kemudian diikuti oleh Republik Venesia dengan uangnya yang disebut Ducat.

Pada akhir abad ke 13 tersebut Islam mulai merambah Eropa dengan berdirinya kekalifahan Usmaniyah dan tonggak sejarahnya tercapai pada tahun 1453 ketika Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel dan terjadilah penyatuan dari seluruh kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah.

Selama tujuh abad dari abad ke 13 sampai awal abad 20, Dinar dan Dirham adalah mata uang yang paling luas digunakan. Penggunaan Dinar dan Dirham meliputi seluruh wilayah kekuasaan Usmaniyah yang meliputi tiga benua yaitu Eropa bagian selatan dan timur, Afrika bagian utara dan sebagian Asia.

Pada puncak kejayaannya kekuasaan Usmaniyah pada abad 16 dan 17 membentang mulai dari Selat Gibraltar di bagian barat (pada tahun 1553 mencapai pantai Atlantik di Afrika Utara ) sampai sebagian kepulauan nusantara di bagian timur, kemudian dari sebagian Austria, Slovakia dan Ukraine dibagian utara sampai Sudan dan Yemen di bagian selatan. Apabila ditambah dengan masa kejayaan Islam sebelumnya yaitu mulai dari awal kenabian Rasululullah SAW (610) maka secara keseluruhan Dinar dan Dirham adalah mata uang modern yang dipakai paling lama (14 abad) dalam sejarah manusia.

Kita ketahui bahwa apa-apa yang ada sebelum Islam namun setelah turunnya Islam tidak dilarang atau bahkan juga digunakan oleh Rasulullah SAW– maka hal itu menjadi ketetapan (Taqrir) Rasulullah SAW yang berarti menjadi bagian dari ajaran Islam itu sendiri, Dinar dan Dirham masuk kategori ini.

Di Indonesia di masa ini, Dinar dan Dirham hanya diproduksi oleh Logam Mulia – PT. Aneka Tambang TBK. Saat ini Logam Mulia-lah yang secara teknologi dan penguasaan bahan mampu memproduksi Dinar dan Dirham dengan Kadar dan Berat sesuai dengan Standar Dinar dan Dirham di masa awal-awal Islam.

Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association (LBMA).

Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan & dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk.

Untuk Informasi Lengkap mengenai Produk – produk gerai Dinar, silahkan Hubungi :

Kantor Utama Gerai Dinar Pekalongan :
Jln. Binagriya Raya No. 648 Kota Pekalongan – 51111 Telp. 0285 422481
Kantor Cabang Pekajangan
: Jln. Raya Pekajangan No. 60 Pekalongan – 51173 Telp. 0285 4484370

sumber Info lain dari geraidinarpekalongan.comLindungi Harta anda bersama Gerai Dinar Pekalongan, 5.0 out of 5 based on 1 rating

(0/5)0

No Tags

  

Sponsored Links

Daftar dan Pasang Iklan Sekarang Juga



Pasang Iklan anda



atau Daftar / Login Secara Mudah dengan Salah satu akun di bawah ini :

Tutorial Cara Memasang Iklan Jual Beli di Senggol-Online
Takut Pakaian Rusak kalo diLaundry ? Pusat Cuci Profesional Bibiku Pekalongan